Bandar Bola Bandar Bola
/home / internasional / Bellingham Jadi Jawaban Inggris...
INTERNASIONAL

Bellingham Jadi Jawaban Inggris untuk Messi di Piala Dunia

Jude Bellingham melakukan selebrasi saat membela Timnas Inggris di turnamen Piala Dunia

Jude Bellingham melakukan selebrasi saat membela Timnas Inggris di turnamen Piala Dunia

Jude Bellingham memiliki alasan yang sangat kuat untuk mengakhiri wawancaranya dengan ITV sedikit lebih cepat. Saat berada di atas lapangan di New Jersey, ketika ia sedang memuji dampak besar Harry Kane untuk Timnas Inggris, suara gemuruh mulai membahana dari salah satu sudut stadion. Para suporter menyanyikan lagu "Hey Jude" secara serempak, mengiringi sang gelandang muda.

Berdasarkan catatan performa beberapa pekan lalu, sempat ada perdebatan sengit mengenai kelayakan Bellingham masuk ke dalam skuad utama Inggris. Saat itu, terjadi persaingan terbuka antara dirinya dan Morgan Rogers untuk memperebutkan peran nomor 10 dalam sistem formasi 4-2-3-1 yang diusung oleh Thomas Tuchel.

Perdebatan tersebut dinilai wajar oleh banyak pihak. Bellingham baru saja melewati musim yang mengecewakan secara individu maupun kolektif bersama Real Madrid. Sementara itu, Morgan Rogers justru tampil impresif dan sukses memimpin Aston Villa meraih trofi Eropa setelah menjelma sebagai salah satu gelandang serang paling mematikan di Premier League. Tuchel bahkan sempat memuji kedisiplinan Rogers, dan di sisi lain menggunakan kata yang kurang tepat untuk menggambarkan performa Bellingham, meski ucapan itu akhirnya ditarik kembali.

Menjelang turnamen dimulai, Tuchel bahkan menyatakan bahwa Bellingham hanyalah satu dari "14-15" pemain starter yang sedang ia pertimbangkan untuk pertandingan pembuka. Dari pantauan redaksi saat ini, semua keraguan yang sempat dialamatkan kepada pemain bernomor punggung 10 tersebut kini terasa sangat keliru.

Menurut analisis jalannya pertandingan, meskipun ada sebagian pihak yang mendukung Rogers untuk menjadi starter saat melawan Kroasia, Bellingham akhirnya mampu memberikan jawaban pembuktian di atas lapangan hijau.

Bellingham sempat tampil kurang maksimal pada 30 menit pertama di Dallas saat Inggris mengawali laga dengan gugup. Alur permainan tim tidak berjalan lancar, pengambilan keputusan dalam penguasaan bola sering salah, dan tekanan yang mereka berikan terkesan setengah hati. Menurut asisten manajer Anthony Barry, Inggris memainkan 45 menit pertama yang penuh dengan rasa "takut", meskipun mereka berhasil menahan imbang Kroasia 2-2 di babak pertama.

Bellingham menjadi sosok yang membangunkan Inggris dari mimpi buruk. Ia menginspirasi gol ketiga Three Lions dengan melakukan pergerakan menusuk ke lini pertahanan lawan yang gagal diantisipasi sepanjang malam. Bellingham melangkah dengan penuh determinasi, menggiring bola dengan lincah, dan melakukan penyelesaian akhir yang sangat presisi melebihi pemain lainnya. Itu bukan sekadar momen adu skill, melainkan aksi pembuktian dari seorang pemain yang seolah berkata, "Baiklah, biar saya yang menyelesaikannya."

Pengamatan tim redaksi di lapangan menunjukkan bahwa setelah momen tersebut, Bellingham langsung tampil agresif dengan melakukan tekel-tekel bersih untuk memutus momentum lawan. Dalam posisi menyerang, ia memimpin lini tengah dan membuat keputusan yang tepat saat menguasai bola, sekaligus mengatur ritme permainan rekan-rekan di sekelilingnya.

Pertandingan kedua Inggris saat menghadapi Ghana berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan. Pertandingan tersebut lebih menonjolkan kelas strategi bertahan dari tim asuhan Carlos Queiroz. Pelatih veteran tersebut bahkan mengakui setelah laga usai bahwa target utamanya adalah membuat frustrasi lini serang Inggris.

Meskipun Bellingham dianugerahi penghargaan Player of the Match oleh FIFA, ia dengan rendah hati mengakui bahwa penghargaan tersebut lebih layak diberikan kepada salah satu bek Ghana atas kerja keras mereka sepanjang 90 menit. Pada laga itu, hampir tidak ada pemain Inggris yang tampil menonjol karena strategi bertahan Ghana sukses meredam serangan total Inggris.

Dengan tambahan poin tersebut, Inggris sebenarnya sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar sebelum laga kontra Panama. Namun, mereka tetap membutuhkan kemenangan untuk mengunci posisi juara grup demi mengamankan jalur yang lebih mudah di fase gugur. Babak pertama berjalan cukup alot, namun Bellingham tetap menunjukkan determinasi tinggi melalui tekel-tekel penting yang krusial bagi tim.

Memasuki babak kedua, Bellingham menjadi kreator utama di balik lahirnya dua gol kemenangan. Meski dikawal ketat saat situasi sepak pojok, ia mampu menjangkau bola lebih cepat dari bek lawan untuk melepaskan tembakan voli yang berbuah gol. Lima menit berselang, ia melakukan pergerakan menusuk melewati Harry Kane sebelum melepaskan umpan matang yang dikonversi menjadi gol lewat sundulan kepala sang kapten.

Gaya bermain Bellingham sering kali dikaitkan dengan legenda Liverpool, Steven Gerrard, yang memiliki karakter petarung tangguh sejak usia muda. Namun, Gerrard sendiri secara terbuka mengakui bahwa kemampuan Bellingham saat ini sudah "berada jauh di depan" dibandingkan dirinya saat masih berusia muda.

Sejak era Wayne Rooney pada Euro 2004, Inggris memang dinilai jarang memiliki talenta jenius yang mampu mengubah arah pertandingan seorang diri. Harry Kane merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya, namun ia kerap dikritik karena dianggap sering gagal tampil maksimal pada laga-laga krusial di turnamen besar.

Kini, Bellingham menjelma sebagai jimat baru yang meneruskan tongkat estafet para talenta ikonik Inggris terdahulu seperti Paul Gascoigne, Michael Owen, David Beckham, hingga Wayne Rooney. Gol salto krusialnya saat melawan Slovakia di Euro 2024 menjadi bukti sahih mentalitas juara yang dimilikinya.

Di saat Lionel Messi kembali menunjukkan magisnya bagi Argentina, Bellingham membuktikan diri bahwa ia bisa menjadi jawaban serupa bagi Timnas Inggris. Pemain yang baru menginjak usia 23 tahun tersebut kini dinilai memiliki potensi besar untuk mempersembahkan trofi Piala Dunia yang sudah lama diidamkan oleh publik sepak bola Inggris.

// TOPICS
#jude_bellingham #timnas_inggris #piala_dunia_2026 #harry_kane #thomas_tuchel #lionel_messi
Football News & Analysis Team

The Bandar Bola Editorial Team is a collective of passionate football journalists, analysts, and content creators dedicated to delivering the most comprehensive coverage of English football. From breaking transfer news to in-depth tactical breakdowns, we bring you the stories that matter most to fans of the beautiful game.