Mantan manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, dilaporkan bersiap untuk kembali ke panggung Premier League sebagai pelatih kepala baru Nottingham Forest. Berdasarkan laporan yang dihimpun, juru taktik asal Austria tersebut akan menggantikan posisi Vitor Pereira di City Ground, menandai pergantian manajer kesekian kalinya bagi klub ambisius tersebut menjelang bergulirnya musim baru.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan dari The Telegraph, Nottingham Forest bergerak cepat untuk menunjuk Oliver Glasner setelah keputusan mengejutkan untuk mengakhiri kontrak Vitor Pereira. Pelatih asal Portugal tersebut sebenarnya baru direkrut pada Februari lalu dengan kontrak 18 bulan dan sukses menyelamatkan klub dari jurang degradasi setelah pemecatan Sean Dyche.
Dari pantauan redaksi, kegagalan di semifinal Europa League saat menghadapi Aston Villa menjadi pemicu utama kekecewaan sang pemilik klub, Evangelos Marinakis, beserta jajaran petinggi lainnya. Hal ini memicu keputusan berani untuk kembali merombak kursi kepelatihan, menjadikan Oliver Glasner sebagai manajer permanen ke-11 sejak Evangelos Marinakis mengambil alih klub pada Mei 2017.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pergantian pelatih di City Ground belakangan ini bagaikan pintu berputar yang tidak pernah berhenti. Sejak Nuno Espirito Santo dipecat pada September tahun lalu, klub telah mengalami ketidakstabilan manajerial yang luar biasa; Ange Postecoglou sempat ditunjuk namun didepak hanya dalam 39 hari, disusul oleh Sean Dyche dan Vitor Pereira yang masing-masing merasakan panasnya kursi kepelatihan.
"Meskipun keputusan ini datang sebagai kejutan besar bagi saya dan tanpa peringatan apa pun, saya sepenuhnya menghormati hak klub untuk membuat keputusan yang mereka anggap terbaik demi masa depan," ujar Vitor Pereira pasca-pemecatan dirinya minggu ini.
"Tentu saja saya merasa kecewa dan sedih. Saya benar-benar percaya pada apa yang sedang kita bangun bersama, dan saya pergi dengan rasa bangga atas semua yang telah kami capai selama beberapa bulan terakhir ini," tambahnya dalam pernyataan resmi perpisahannya.
Menurut catatan performa, Oliver Glasner meninggalkan Crystal Palace pada akhir musim lalu sebagai salah satu manajer paling sukses dalam sejarah klub tersebut. Pelatih asal Austria itu memilih untuk menghabiskan masa kontraknya dan menolak tawaran perpanjangan setelah mencatatkan prestasi luar biasa selama dua tahun, termasuk memenangkan UEFA Conference League, FA Cup, dan Community Shield.
Namun, keputusan Oliver Glasner untuk berlabuh ke Nottingham Forest diprediksi akan memicu ketegangan di Selhurst Park. Hubungan antara Crystal Palace dan Nottingham Forest dilaporkan sempat memanas musim lalu akibat polemik kualifikasi kompetisi Eropa, di mana Crystal Palace harus turun ke Conference League karena aturan kepemilikan multi-klub UEFA, yang kemudian menguntungkan Nottingham Forest untuk mengambil jatah Europa League mereka.
Kini, tugas berat telah menanti Oliver Glasner yang harus segera menanamkan visi taktisnya dan menyatukan skuad Nottingham Forest yang sempat goyah akibat ketidakstabilan manajerial. Dengan dukungan finansial yang besar dari pemilik klub, sang arsitek baru diharapkan mampu mendongkrak prestasi domestik serta membawa klub kembali bersaing di papan atas kompetisi Eropa.