Klub papan atas Bundesliga, RB Leipzig, dikabarkan kembali menghidupkan minat mereka untuk mendatangkan gelandang andalan FSV Mainz 05, Nadiem Amiri. Berdasarkan laporan terbaru dari Sport Bild, pemain berusia 29 tahun tersebut diidentifikasi sebagai opsi kunci untuk memperkuat sekaligus menambah pengalaman di sektor lini tengah tim berjuluk Die Roten Bullen tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Langkah ini diambil seiring dengan rencana taktis dari pelatih baru RB Leipzig, Martin Demichelis. Menurut laporan tersebut, mantan bek Bayern Munich itu berencana untuk menerapkan strategi yang mengandalkan dua gelandang bernomor delapan dalam skema permainan terbarunya musim ini.
Kebutuhan akan gelandang baru menjadi kian mendesak setelah Christoph Baumgartner dipastikan harus absen selama beberapa bulan akibat cedera serius. Amiri dinilai sebagai sosok yang mampu memberikan dampak instan bagi tim. Meski demikian, dari pantauan redaksi, Amiri tidak diplot sebagai pengganti langsung, melainkan diproyeksikan untuk bisa bertandem bersama Baumgartner setelah ia pulih nanti.
Kendati minat tersebut sangat nyata, investasi besar dari pihak RB Leipzig dipastikan bergantung pada penjualan pemain mereka terlebih dahulu. Manajemen klub hanya akan melakukan perekrutan signifikan setelah ruang finansial yang memadai berhasil tercipta. Oleh karena itu, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa negosiasi potensial ini diperkirakan memakan waktu yang cukup lama.
Di sisi lain, FSV Mainz 05 berada dalam posisi yang kuat dan tidak memiliki tekanan untuk melepas sang pemain dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan Nadiem Amiri masih terikat kontrak jangka panjang yang berlaku hingga tahun 2028 bersama klub berjuluk Die Nullfünfer tersebut.
Meski demikian, spekulasi mengenai kepindahan ini tetap bergulir kencang setelah Amiri sempat melontarkan pernyataan yang meragukan masa depannya di Mainz. Pasca pertandingan terakhir musim 2025/26, ia menolak untuk menutup kemungkinan hengkang dengan berujar, "Kita lihat saja apa yang terjadi di musim panas nanti", yang memicu rumor transfernya kian memanas.