Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Brasil dan Norwegia menjadi panggung unik bagi para pemain besutan jaringan Red Bull. Berdasarkan jadwal perebutan tiket menuju perempat final, kedua tim dipastikan menurunkan skuad terbaiknya demi menjaga asa meraih trofi bergengsi di turnamen sepak bola terbesar sejagat ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, aroma rivalitas mantan talenta Red Bull sangat terasa di lini depan kedua tim. Penyerang Brasil, Matheus Cunha, yang sempat membela RB Leipzig, kini menjelma sebagai tumpuan utama Selecao setelah sempat bersinar di Hertha BSC. Di kubu lawan, Erling Haaland menjadi nama paling disorot setelah karier fenomenalnya di Red Bull Salzburg, Borussia Dortmund, hingga Manchester City menempatkannya sebagai salah satu striker elite dunia saat ini.
Menurut pengamatan tim redaksi, dominasi pengaruh Red Bull justru lebih kental terasa di dalam skuad Norwegia. Selain Haaland, nama-nama seperti Alexander Sørloth, Ørjan Nyland, dan Antonio Nusa tercatat pernah membela panji Leipzig. Di antara mereka, Nusa disebut-sebut memiliki masa bakti yang paling impresif selama merumput di kompetisi Jerman.
Selain deretan alumni Red Bull, kekuatan Norwegia juga akan diuji lewat performa Julian Ryerson yang baru saja mencatatkan musim luar biasa bersama Borussia Dortmund sepanjang periode 2025/2026. Kehadiran para pemain berpengalaman di Bundesliga ini diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit terhadap sang juara dunia lima kali.
Meskipun Brasil jauh lebih diunggulkan dalam pertandingan ini, tim nasional Norwegia tetap optimistis mampu menciptakan kejutan besar. Melalui kerja sama solid para pemain bintangnya, mereka berharap dapat menumbangkan raksasa Amerika Selatan dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.