Germany dipastikan melakukan rotasi minimal saat menghadapi Ecuador dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup E. Menurut laporan dari media olahraga, langkah ini diambil setelah tim asuhan Julian Nagelsmann tersebut sudah mengamankan posisi puncak klasemen menyusul dua kemenangan meyakinkan sebelumnya, yakni 7-1 atas Curaçao dan 2-1 dari Côte d'Ivoire.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi dari New Jersey Stadium di New York menjelang sepak mula, Julian Nagelsmann menepati janjinya untuk tidak melakukan perombakan skuad secara besar-besaran. Sang pelatih tercatat hanya memasukkan nama David Raum dan Antonio Rüdiger untuk menggantikan posisi Nathaniel Brown serta Nico Schlotterbeck yang dilaporkan tengah mengalami cedera.
Dari pantauan redaksi, Germany akan menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Manuel Neuer di bawah mistar gawang. Barisan pertahanan diisi oleh Joshua Kimmich, Antonio Rüdiger, Jonathan Tah, dan David Raum. Sementara itu, posisi gelandang jangkar dipercayakan kepada Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic untuk menopang trio lini serang Leroy Sané, Jamal Musiala, serta Florian Wirtz yang bergerak di belakang striker tunggal Kai Havertz.
Di sisi lain, Ecuador yang berada dalam situasi wajib menang demi menjaga asa mereka tetap hidup di turnamen ini, diprediksi akan tampil menyerang dengan formasi klasik 4-4-2. Pelatih Ecuador menurunkan kekuatan terbaiknya termasuk Moises Caicedo di lini tengah serta duet penyerang Gonzalo Plata dan Enner Valencia di lini depan.
Laga ini menjadi krusial bagi Ecuador yang membutuhkan poin penuh untuk bisa lolos ke babak gugur. Sebaliknya bagi Germany, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi permainan dan atmosfer kemenangan sebelum memasuki fase gugur yang jauh lebih berat.