Masa depan maestro lini tengah sekaligus legenda Barcelona, Alexia Putellas, tampaknya akan segera menemui titik terang pada pekan ini setelah dirinya resmi meninggalkan Catalunya akhir musim lalu. Berdasarkan laporan yang berkembang, London City Lionesses masih menjadi tim terfavorit untuk mendapatkan tanda tangan pemenang Ballon d'Or dua kali tersebut. Kendati demikian, minat dari kompetisi Amerika Serikat (NWSL) kian memanas seiring manuver dua klub setempat yang berusaha menyalip kesepakatan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan media Spanyol Mundo Deportivo, pemain berusia 32 tahun tersebut harus segera menyelesaikan situasi kontraknya minggu ini karena tenggat waktu kompetisi NWSL yang semakin dekat. Dari pantauan redaksi, liga utama Amerika Serikat tersebut sedang dalam masa jeda satu bulan dan dijadwalkan bergulir kembali pada 16 Juli mendatang, dengan agenda pramusim kedua yang akan dimulai awal Juli sehingga memaksa klub-klub NWSL bergerak cepat mendapatkan jawaban.
Dua klub Amerika Serikat yang berada dalam posisi terdepan untuk merayu Putellas adalah Boston Legacy dan Gotham. Gotham, yang berstatus sebagai juara bertahan NWSL, saat ini menduduki peringkat kelima klasemen sementara dan juga santer dikaitkan dengan Sam Kerr. Sementara itu, Boston Legacy yang sedang menjalani musim debut yang cukup sulit di NWSL berharap kehadiran Putellas mampu mendongkrak performa tim yang kini tertahan di papan bawah.
Selain ketertarikan dari Amerika Serikat, laporan tersebut juga menyebutkan adanya tawaran menggiurkan dari raksasa London lainnya seperti Arsenal atau Chelsea. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, baik Arsenal maupun Chelsea memang sedang membutuhkan amunisi tambahan di sektor gelandang untuk memperkuat skuad mereka menghadapi kompetisi musim depan.
Meski dikepung banyak peminat, London City Lionesses yang dimiliki oleh miliarder Michele Kang tetap memegang status sebagai pelopor dalam perburuan ini. Klub yang baru saja mengamankan jasa Mary Earps ini bahkan dilaporkan oleh The Guardian telah mencapai kesepakatan verbal dengan sang pemain. Faktor kedekatan geografis dengan keluarga di Eropa disinyalir menjadi pertimbangan kuat bagi Putellas untuk memilih berlabuh ke Inggris ketimbang hijrah ke Amerika Serikat.